Sabtu, 20 Juli 2013

Tips Sehat Saat Berpuasa



Puasa adalah salah satu rukun islam yang ketiga dan harus dilaksanakan oleh umat islam yang telah balig. Puasa wajib dilaksanakan selama 30 hari saat bulan ramadhan, dan hanya boleh ditinggalkan jika anda dalam keadaan sakit, menstruasi, dan dalam perjalanan jauh (musafir). Itu pun dengan catatan anda harus menggantinya di luar bulan ramadahan sesuai dengan jumlah yang anda tinggalkan. Ini menunjukkan bahwa puasa ramadhan adalah salah satu kewajiban yang mengikat namun mempunyai toleransi bagi yang berhalangan.
Seperti yang kita ketahui bahwa bulan ramadhan akan segera tiba, dan tentunya kita harus menyambutnya dengan penuh rasa syukur dan suka cita karena di bulan inilah limpahan rahmat, nikmat, dan pahala akan diberikan kepada kita semua. Puasa memerlukan kekuatan hati (niat) dan tubuh yang prima karena saat berpuasa kita tidak diperbolehkan memasukkan segala sesuatu (makanan dan minuman) ke dalam tenggorokan, sehingga anda harus tetap menjaga kesehatan tubuh anda.
Pengertian puasa secara bahasa adalah menahan makan dan minum dan segala yang membatalkannya dari mulai terbitnya matahari sampai tenggelamnya matahari, serta menjaga hati, pikiran, dan perbuatan dari segala kemaksiatan. Nah, berdasarkan pengertian tersebut maka anda harus selalu menjaga diri dari perbuatan maksiat dan harus menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan bugar saat berpuasa. Pada kesempatan ini kami akan memberikan beberapa tips agar tetap sehat saat berpuasa. Berikut adalah tips-tips sehat saat berpuasa.
1. Jangan makan terlalu banyak saat sahur
Sebelum berpuasa umat islam dianjurkan untuk makan sahur sebelum imsak sebagai bekal berpuasa pada pagi hari sampai maghrib. Jika anda ingin puasa anda tetap lancar dan tidak lemas, saat sahur konsumsilah makanan-makanan yang mengandung gizi dan vitamin, karbohidrat, protein, dan mineral. Contohnya adalah makanan yang berserat seperti sayur-sayuran, buah-buahan. Makanan yang berserat mampu menahan lapar lebih lama karena tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan berserat. Selain itu makanlah nasi (karbohidrat) namun dalam porsi yang sedang saja, jangan sampai terlalu kenyang.
2. Minum yang cukup
Kebutuhan tubuh akan air adalah 2 liter air dalam satu hari. Itu artinya anda setidaknya harus minum air  putih sebanyak 2 liter dalam sehari agar tubuh tidak dehidrasi. Jika tubuh kekurangan air (dehidrasi) maka tubuh akan menjadi lemas dan aliran oksigen ke tubuh tidak lancar. Begitu juga sebaliknya jika kebutuhan cairan tubuh tercukupi maka anda akan tetap bugar saat berpuasa dan tidak mengganggu aktivitas anda.
3. Jangan langsung tidur setelah sahur
Setelah sahur mungkin anda masih merasakan kantuk yang sangat, dan biasanya orang akan langsung tidur setelah sahur. Sebaiknya jangan langsung tidur setalah sahur, karena tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan yang anda konsumsi. Sebaiknya anda mengaji terlebih dahulu, dan kemudian melaksanakan salat subuh (berjamaah lebih utama).
4. Hindari penggunaan tenaga secara berlebihan
Saat berpuasa tubuh kita mengkonsumsi makanan lebih sedikit dibandingkan saat tidak berpuasa. Itu artinya tenaga yang kita punyai saat puasa lebih sedikit dari orang yang tidak berpuasa. Untuk itu hindarilah aktivitas yang nmenguras tenaga untuk menjaga tenaga anda cukup sampai berbuka. Lakukanlah aktivitas yang ringan-ringan saja, misalnya jalan-jalan di sore hari.
5. Tidur di awal siang
Mengapa saat berpuasa kita sering merasa kantuk? Karena kalori dalam tubuh berkurang saat berpuasa sehingga tubuh menjadi lemas dan lebih mudah mengantuk. Tetapi tidur siang saat berpuasa selain sunah juga mempunyai manfaat bagi anda. Dengan tidur di awal siang (setelah zuhur) selama 1-2 jam akan mampu mengumpulkan tenaga/energi dalam tubuh. Namun jangan sampai anda tidur secara berlebihan karena justru akan membuat tubuh semakin lemas dan tidak bertenaga.
6. Konsumsilah makanan yang hangat dan manis saat berbuka
Saat berbuka puasa adalah saat yang paling ditunggu-tunggu oleh orang yang berpuasa. Namun yang harus diperhatikan adalah sebaiknya anda meminum minuman hangat dan manis, misalnya teh hangat manis dan beberapa biji kurma. Minuman yang hangat sangat baik bagi lambung anda, karena mampu menetralisir asama lambung setelah seharian berpuasa. Sedangkan makanan yang manis mampu menghasilkan energi/tenaga bagi tubuh anda. Hindarilah minuman dingin saat berbuka meskipun anda sangat haus karena minuman dingin justru meningkatkan asam lambung yang dapat memicu penyakit maag. Minuman dingin sebaiknya dikonsumsi beberapa saat setelah berbuka.
7. Jangan langsung makan besar saat berbuka puasa
Yang dimaksud makanan besar di sini adalah nasi (karbohidrat). Saat berbuka puasa anda sebaiknya jangan langsung makan besar, karena lambung memerlukan waktu dan ruang kosong untuk mencerna makanan. Makan besar sebaiknya dilakukan setelah salat tarawih.
Untuk menjalani puasa dengan lancar dan khidmat diperlukan kondisi tubuh yang sehat dan prima, dan untuk menjaga kesehatan tubuh, anda bisa menerapkan tips-tips di atas. Insyaallah puasa anda akan lancar dan tubuh anda tetap sehat. Demikian sedikit informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi anda semua dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Constiti untuk mendapatkan informasi yang menarik dan bermanfaat. (sumber: http://constiti.blogspot.com)

Senin, 01 Juli 2013

Tips Beradaptasi dengan Sekolah Baru


Sekolah baru bisa jadi sesuatu yang ditunggu, bisa jadi sesuatu yang ditakuti. Ya, memang bagi sebagian orang, sekolah baru adalah hal baru. Bagi mereka sekolah baru adalah pemandangan baru yang menyenangkan. Tapi di samping itu ternyata ada juga orang yang berkata bahwa sekolah baru adalah hal yang menakutkan. Entah itu lingkungan baru yang tidak senyaman sekolah lama, entah itu para senior yang kejam, entah itu peraturan baru yang harus dipatuhi, dan masih banyak lagi. Menurut saya, kedua pendapat itu sama benarnya. Namun tetap saja semuanya bergantung pada individu itu sendiri.

Bagi Anda yang memiliki teman di sekolah baru mungkin proses adaptasi akan menjadi lebih mudah. Namun bagaimana jadinya bila Anda tidak punya teman di sana sama sekali? Apa yang harus dilakukan agar orang-orang di sekolah baru bisa menerima Anda?

Nah, berikut tips-tips beradaptasi di sekolah baru.

1. Jadilah Pribadi yang Ramah

Jangan pernah memasang wajah kesal di sekolah baru. Sekolah baru adalah hal baru bagi Anda. Itu artinya Anda bisa menemukan hal baru entah itu hal positif maupun negatif. Jadikan hal itu sebagai pemandangan baru yang menyenangkan. Meskipun suasananya sangat tidak nyaman, tetaplah menjadi pribadi yang terlihat bahagia. Dengan begitu biasanya orang-orang di sekolah baru akan menganggap Anda sebagai pribadi yang menyenangkan dan ramah.

2. Banyak Senyum

Saling melempar senyum bisa jadi salah satu cara membina persahabatan. Jika Anda benar-benar tidak memiliki kenalan di sekolah baru, maka lemparlah senyum pada siapapun yang melihat wajah Anda. Niscaya orang-orang di sekolah baru Anda akan menyukai Anda.

3. Sapalah!

Jangan berdiam diri di sudut kelas sembari melamun. Jangan pernah menunggu orang lain menyapa Anda. Seharusnya Andalah yang menyapa mereka terlebih dahulu. Bangkit dan sapalah teman-teman sekelas Anda. Ajak mereka bicara dengan topik apapun. Meski topiknya tidak seru, tetaplah mengajaknya bicara.

4. Jaga Penampilan

Sebelum berangkat ke sekolah baru, alangkah baiknya Anda berkaca terlebih dahulu. Sudah pantaskah Anda menjadi murid baru yang bisa diterima orang-orang di sana? Sudah rapikah penampilan Anda? Jika belum maka perbaiki penampilan Anda. Biasanya orang yang berpenampilan rapi akan lebih mudah mendapatkan teman baru.

5. Kenali Karakteristik Orang-Orang di Sekolah Baru

Cobalah untuk mengenali karakteristik lawan bicara Anda. Jika lawan bicara Anda lembut, maka Anda pun harus bicara dengan lembut. Menyamakan karakteristik dengan lawan bicara biasanya akan membuat lawan bicara semakin nyaman dengan kita.

6. Jangan Sombong

Menurut pengalaman saya, banyak sekali murid-murid baru yang mengeluarkan kesombongannya di hari pertama orang itu masuk sekolah. Entah itu menyombongkan kemampuannya berhitung, kemampuannya menghafal cepat, dan lain-lain. Saya sarankan Anda untuk tidak seperti itu. Kenapa? Ya, bagaimanapun ceritanya, pribadi yang sombong akan sulit mendapatkan teman. Meskipun Anda handal dalam suatu pelajaran, cobalah untuk tenangkan diri dan merendah. Niscaya orang-orang di sekolah baru akan semakin menyukai Anda.


Baiklah, saya rasa cukup sekian artikel saya kali ini mengenai tips-tips beradaptasi dengan sekolah baru. Semoga bermanfaat!

Jumat, 07 Juni 2013

CARA MEMILIH SEKOLAH SETELAH SMP



Setelah menyelesaikan sekoah menengah pertama (SMP), anda bercita-cita melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu sekolah menengah. Apakah anda merasa bingung untuk menentukan sekolah menengah yang akan anda masuki ? Untuk itu anda memerlukan informasi tentang lanjutan sekolah.

A. Mengenal Jenis Sekolah Menengah.

Ada dua jenis sekolah menengah yang dapat dimasuki setelah sekolah menengah pertama (SMP), yaitu Sekolah Menengah Umum (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

1. Sekolah Menengah Umum (SMA).

Sekolah menengah merupakan salah satu jenis sekolah yang dapat dimasuki setelah SMP. Sekolah menengah umum mengutamakan persiapan siswa melanjutkan pendidikan pada jenjang pendidikan lebih tinggi.

Dalam rangka mempersiapkan siswa memasuki pemdidikan tinggi, pada sekolah menengah umum (SMA) diselenggarakan program pendidikan khusus. Ada tiga program pengajaran di SMA, yaitu Program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Program Bahasa.

Masing-masing program bertujuan untuk mempersiapkan siswa memasuki perguruan tinggi yang berkaitan dengan ilmu-ilmu pada program tersebut. Program Pengetahuan Alam bertujuan untuk menyiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Program Pengetahuan Sosial bertujuan untuk menyiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sementara itu, Program Bahasa bertujuan untuk menyiapkan siswa memasuki pendidikan tinggi yang berkaitan dengan ilmu bahasa.

Program khusus di SMA diselenggarakan pada Semester I Kelas XI. Dasar yang dipakai untuk penjurusan siswa adalah akademik selama 2 semester kelas X. Kecuali itu, dipertimbangkan juga minat dan bakat yang dimiliki serta atas persetujuan orang tua siswa.

2. Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ).

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu jenis sekolah menengah yang dapat dimasuki setelah SMP. Sekolah menengah kejuruan bertujuan untuk :

a.Menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap profesional.
b.Menyiapkan siswa agar mampu memilih karir.

c.Menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah dan mengisi kebutuhan dunia usaha.

Siswa yang belajar di sekolah menengah kejuruan lebih banyak dibekali keterampilan untuk memasuki lapangan kerja.

Sekolah kejuruan mempunyai penekanan pada ilmu tertentu. Ada sekolah menengah kejuruan yang khusus mempelajari ilmu teknik, ada yang khusus memepelajari ilmu pertanian, ada yang khusus mempelajari ilmu yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga, ada yang khusus mempelajari ilmu yang berkaitan kelautan, ada yang khusus mempelajari ilmu yang berkaitan dengan farmasi, ada yang khusus mempelajari ilmu yang berkaitan dengan ekonomi/akuntansi, ada yang khusus mempelajari ilmu yang berkaitan dengan komputer dan masih banyak lagi yang semuanya bertujuan untuk mempersiapkan calon tenaga kerja siap pakai sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing yang dibutuhkan dunia usaha.

Contoh : Sekolah Analis Kimia, Sekolah farmasi, Sekolah Perikanan, sekolah perkapalan, Sekolah kelautan, Sekolah perawat Kesehatan (SPK), Sekolah Menengah Kesejahteraan Keluarga (SMKK), Sekolah Ekonomi/akuntasi, Sekolah Tata Boga dll.

B. Cara Mempersiapkan Diri Memasuki Sekolah Menengah.

Anda tentu ingin berhasil dalam mengikuti pendidikan di sekolah menengah. Oleh karena itu, anda perlu mempersiapkan diri untuk memilih sekolah menengah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih sekolah menengah antara lain sebagai berikut :

1. Menentukan tujuan setelah lulus sekolah menengah. Jika setelah lulus pendidikan anda ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi maka sebaiknya anda memilih sekolah menengah umum (SMA). Sebaliknya, jika setelah lulus pendidikan menengah anda ingin langsung bekerja, sebaiknya anda memilih sekolah menengah kejuruan.

2. Mempersiapkan diri sedini mungkin. Persiapan yang dimaksud disini berhubungan dengan prestasi akademik. Prestasi akademik selama anda belajar di sekolah menengah pertama dapat diketahui melalui nilai hasil Ujian Nasional maupun Ujian Sekolah yang tertera dalam STTB/SKHU. STTB/SKHU sangat mempengaruhi proses pemilihan sekolah lanjutan. Beberapa sekolah lanjutan menengah ada yang menggunakan standar nilai mata pelajaran tertentu sebagai syarat yang harus dipenuhi oleh calon siswa. Misalnya nilai mata pelajaran Matematika minimal 7. Atau mungkin ada sekolah yang mengharuskan calon siswa memiliki nilai rata-rata UN minimal 8 atau jumlah NUM 32 dan lain-lain.

3. Pertimbangkan bakat yang anda miliki. Bakat yang dimiliki seseorang tidak sama antara satu dengan lainnya. Ada yang berbakat pada ilmu alam, tetapi tidak berbakat pada ilmu sosial, ada yang berbakat di bidang olahraga, tetaapi tidak berbakat di kesenian, ada yang berbakat dibidang kesenian tetapi tidak berbakat pada keterampilan. Bakat yang dimiliki seseorang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar. Seseorang yang mengikuti pendidikan di sekolah menengah jika didukung dengan bakat yang dimiliki, akan lebih berhasil dibanding yang tidak didukung dengan bakat.

Contoh : Eva tidak berbakat di bidan seni, tetapi berbakat di bidang Sains. Ia memilih sekolah yang tidak sesuai dengan bakatnya atas pengaruh temannya, yaitu Sekolah Seni Rupa. Akibatnya, Eva mengalami kesulitan kesulitan dalam mengikuti pelajaran. Apabila ada tugas menggambar, Eva tidak dapat mengerjakan.

Kirana mempunyai bakat dalam bidang seni. Ia memilih sekolah sesuai dengan bakat yang dimilikinya, yaitu Sekolah Seni Rupa. Kirana selalu mengerjakan tugas-tugas dengan baik, terutama berhubungan dengan seni rupa.

4. Pertimbangkan sifat-sifat yang anda miliki. Setiap orang memilki sifat yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Ada yang sabar, teliti, suka bekerja menghadapi benda, tabah, suka bekerja menghadapi orang, mampu menciptakan alat, dan lain-lain. Sifat-sifat orang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar seseorang. Oleh karena itu, untuk memilih sekolah, sebaiknya seseorang juga harus mempertimbangkan sifat-sifat yang dimiliki.

Contoh : Bambang tidak memiliki sifat sabar dan lebih senang bekerja menghadapi benda. Bambang memilih Sekolah Perawat Kesehatan. Pada saat praktik di rumah sakit, bambang tidak bisa menghadapi pasien dengan sabar dan selalu marah. Akibatnya nilai praktik yang diperoleh tidak baik.

Hengki mempunyai sifat teliti dan lebih suka bekerja menghadapi benda. Hengki memilih Sekolah Menengah Ekonomi. Pelajaran yang diberikan di Sekolah Menengah Ekonomi banyak yang membutuhkan sifat teliti, seperti hitung dagang, akuntansi dan ekonomi. Pada saat praktek tidak mengalami kesulitan.

Oleh karena itu, agar anda tidak mengalami kesulitan dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah menengah sebaiknya dalam memilih sekolah menengah, sesuaikan dengan sifat-sifat yang anda miliki.

*artikel ini dicopas dari http://idolakonseling.weebly.com/cara-memilih-sekolah-setelah-smp.html

Jumat, 17 Mei 2013

Delapan Langkah Menulis Cerpen untuk Pemula



Bagi Anda yang baru memulai ingin bisa menulis cerpen, barangkali panduan di bawah ini bermanfaat. Artikel sederhana ini hanya sebagai referensi, pengembangannya bisa dilakukan sesuai keinginan sendiri yang paling mudah dilakukan.
Cerpen merupakan sebuah cerita tertulis yang mengandung alur, plot, dan pesan dengan panjang umumnya kurang lebih 1000 kata atau 7000 huruf/karakter. Langkah-langkah menulis cerpen dapat dilakukan sebagai berikut :
1. Menangkap ide
Langkah awal agar bisa menulis sebuah cerita adalah memiliki ide cerita. Ide cerita tidak harus yang rumit-rumit. Kejadian sehari-hari yang dilihat atau dialami bisa menjadi ide cerita. Ide ini dapat juga dijadikan judul cerita. Misalnya melihat seorang gadis sedang menyapu halaman. Itu bisa menjadi ide cerita sekaligus dapat dijadikan judul, “Gadis Penyapu Halaman”. Kalau judulnya dirasa kurang pas, bisa diganti dengan judul yang lain.
2. Menulis dengan gaya bahasa sendiri
Langkah selanjutnya adalah menuliskannya dengan gaya bahasa sendiri. Orang yang bisa baca tulis tentu bisa melakukannya. Ini yang kadang enggan dilakukan oleh pemula. Rasa pesimis sudah menghantui padahal belum mencoba. Bagaimana akan bisa jika mencoba pun tak dilakukan? Menulis dengan gaya bahasa sendiri berarti menulis dengan gaya yang biasa dilakukan. Berarti pula menulis sebisanya, ya sebisanya saja. Tak perlu dipaksakan dengan gaya bahasa yang mendayu ala Khahlil Gibran misalnya. Kalau bisanya cuma sepanjang 2000 karakter, itu bagus. Itu adalah proses menuju ke cerpen sepanjang 7000 karakter atau lebih. Kalau suka menulis narasi saja, itu bagus. Kalau menulis banyak dialognya, itu juga bagus. Semua bagus, yang penting menghasilkan tulisan.
3. Membuat paragraf pembuka
Tulisan yang digores pertama kali adalah paragraf pembuka. Membuat paragraf pembuka juga tidak perlu rumit-rumit. Namun demikian, yang perlu diperhatikan bahwa bagian ini adalah bagian yang penting sebagaimana judul cerpen. Ada yang mengibaratkan bagian ini seperti manekin (patung pajangan) yang dipasang di etalase sebuah toko. Hal itu berarti harus menarik, agar pembaca terpancing untuk terus membacanya.
4. Merangkai alur dan plot
Langkah selanjutnya adalah melanjutkan paragraf pembuka yang sudah ditulis. Merangkai kejadian demi kejadian. Dialog demi dialog. Narasi demi narasi. Alur dan plot akan terbentuk dengan sendirinya. Tuliskan saja apa yang ada di kepala dengan cara Anda sendiri, maka menulis pun menjadi lancar. Jika hanya berupa narasi dan deskripsi saja, itu bagus. Jika banyak dialognya juga bagus. Semua sah-sah saja. Jika baru mampu 2000 karakter, itu bagus. Harus dicoba menulis, menulis, dan menulis lagi. Lambat laun akan bisa mencapai 7000 karakter atau lebih.
5. Membuat paragraf penutup
Paragraf penutup juga hal yang sangat penting. Bagaimana sebuah cerita menjadi lengkap dipengaruhi oleh bagian ini. Jika bagian yang disebut ending ini bagus, maka cerpen pun bisa terdongkrak menjadi cerpen yang bagus. Bagian ini dapat ditulis dengan ending tertutup, ending terbuka, dan ending mengejutkan.
6. Mengendapkan tulisan
Setelah cerpen selesai ditulis, dapat diendapkan terlebih dulu. Waktunya bisa singkat, bisa lama. Tergantung penulisnya. Pengendapan ini bertujuan untuk memberi jeda sebelum diedit.
7. Mengedit tulisan
Cerpen yang telah diendapkan kemudian dibaca lagi. Hal itu untuk mengetahui kesalahan tanda baca, EYD, logika cerita, dan sebagainya. Lakukan pengeditan secukupnya. Setelah itu berarti tulisan siap disajikan.
8. Menulis lagi, belajar lagi, menulis lagi, demikian seterusnya
Setelah menulis satu cerpen, jangan cepat puas. Setelah ada yang menganggap cerpennya bagus, jangan cepat puas. Setelah cerpennya dimuat di media cetak, jangan cepat puas. Demikian seterusnya. Menulis lagi, belajar lagi, dan menulis lagi.
Demikian artikel sederhana mengenai delapan langkah menulis cerpen untuk pemula. Semoga bermanfaat. Selamat menulis cerpen!

*Artikel ini dicopas dari http://bahasa.kompasiana.com